Camat Majasari dan Kapolsek Pandeglang Kunjungi Masjid Kuno Baetul Arsy Pasir Angin, Menyimpan Jejak Sejarah Islam

BANTEN72 – Camat Majasari Mukhtadi bersama Kapolsek Pandeglang Kompol Wendi Indra Yudha, PG, SH, MH mengunjungi Masjid Kuno Baetul Arsy di Kampung Pasir Angin, Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (24/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat langsung keberadaan bangunan masjid yang oleh masyarakat setempat diyakini memiliki nilai sejarah dan menjadi salah satu jejak perkembangan Islam di wilayah Pandeglang.

Kedatangan Camat Majasari dan Kapolsek Pandeglang disambut Lurah Pagerbatu Soni bersama sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Baca juga:  UNMA dan Pemkab Lebak Teken MoU Dukung Satu Desa Satu Sarjana

Setibanya di lokasi, rombongan dipandu tokoh masyarakat untuk melihat kondisi bangunan Masjid Baetul Arsy yang hingga kini masih mempertahankan sejumlah bagian bangunan tradisionalnya.

Ketua RW 03 Kampung Pasir Angin, Sahroji, mengatakan Masjid Baetul Arsy memiliki sejarah yang cukup kuat di tengah masyarakat. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti siapa tokoh yang pertama kali membangun masjid tersebut.

“Masjid ini menyimpan sejarah Islam. Sampai sekarang belum ada yang mengetahui secara pasti siapa yang membangun masjid ini,” kata Sahroji.

Baca juga:  Masjid Kuno Pasir Angin Jadi Jejak Sejarah Islam di Pandeglang, Riza Juli: Potensial Dikembangkan untuk Wisata Religi

Menurut dia, berdasarkan sejumlah literatur dan cerita yang berkembang di masyarakat, keberadaan masjid tersebut memiliki keterkaitan dengan perjalanan Syekh Karan, yang disebut sebagai salah satu murid Pangeran Jayalaksana.

“Di Pasir Angin ini sejak dulu hanya ada satu masjid, yakni Masjid Kuno Baetul Arsy. Karena itu, masyarakat sangat menjaga keberadaan masjid ini,” ujarnya.

Sahroji menambahkan, Masjid Baetul Arsy hingga kini masih kerap dikunjungi masyarakat maupun sejumlah tamu dari luar daerah yang ingin melihat langsung bangunan serta mengetahui sejarah yang berkembang di kawasan Pasir Angin.

Baca juga:  Sekda Kota Serang Monitoring para Pendatang di Kota Serang

Ia berharap keberadaan masjid tersebut mendapat perhatian bersama, sehingga nilai sejarah dan keberadaannya dapat terus dijaga oleh generasi mendatang.

Camat Majasari Mukhtadi menyatakan, pihaknya bersama Kapolsek Pandeglang berkunkung ke masjid kuno, selain untuk menyempatkan ibadah salat.

“Kami juga bisa mengetahui sejarah masjid ini dari tokoh ulama dan perangkat rukun warga,” katanya. (Bt72)***

Komentar

Berita Lainnya