BANTEN72– Anggota DPRD Banten dari Fraksi PPP Hj. Ida Hamidah menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi Banten menggulirkan program pemberdayaan pondok pesantren (ponpes).
Menurut Ida, program tersebut dapat menjadi langkah strategis untuk mendorong kemandirian pesantren, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan pembinaan santri, tetapi juga dalam pengembangan ekonomi.
Ia mengatakan, pemberdayaan ponpes perlu diarahkan pada penguatan potensi ekonomi yang dimiliki masing-masing pesantren. Di antaranya melalui pengembangan kewirausahaan, pelatihan keterampilan, serta pengelolaan usaha produktif di lingkungan pesantren.
“Program pemberdayaan pesantren ini sangat baik dan perlu mendapat dukungan. Pesantren memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi yang dapat menopang kemandirian lembaga,” kata Ida.
Menurutnya, program tersebut juga dapat membuka ruang bagi para santri untuk mendapatkan pengalaman dan keterampilan kewirausahaan sejak dini. Dengan demikian, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan sumber daya manusia yang mandiri dan produktif.
Ida berharap program pemberdayaan tersebut disiapkan secara matang, mulai dari pemetaan potensi pesantren, bentuk bantuan, pendampingan hingga evaluasi. Program juga diharapkan dapat menyentuh pesantren secara merata dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
“Yang terpenting bukan hanya bantuan, tetapi bagaimana ada pendampingan agar program yang dijalankan benar-benar berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pesantren dan masyarakat,” ujarnya.
Ida menilai, sinergi antara Pemprov Banten, pemerintah kabupaten/kota, pesantren dan masyarakat sangat diperlukan agar program pemberdayaan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ia berharap rencana tersebut segera direalisasikan melalui kebijakan yang jelas sehingga dapat memperkuat kemandirian ekonomi pesantren sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Banten.***








Komentar