RABU 22 Januari 2025, KKM Tematik kelompok 83 telah melaksanakan kegiatan Penguatan UMKM dalam upaya mendukung pengembangan ekonomi desa berkelanjutan. Mahasiswa KKM 83 Desa Cisereh dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa melaksanakan program kerja bertemakan “Penguatan Ekonomi Desa Melalui Digitalisasi UMKM”. Program ini ditujukan untuk membantu pelaku UMKM di Desa Cisereh, khususnya anggota Koperasi KWPS Kemangi, yang sebagian besar terdiri dari ibu-ibu pemilik usaha mikro seperti kerajinan barang bekas, rotan, dan produksi keripik pisang, serta jenis usaha lainnya.
Program ini dirancang sejalan dengan tema besar KKM 83 Desa Cisereh, yaitu “Pembangunan Desa Berkelanjutan” dengan subtema program kerja yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan desa melalui digitalisasi UMKM. Meskipun memiliki potensi yang besar, UMKM di Desa Cisereh masih menghadapi berbagai tantangan. Tantangan tersebut seperti kurangnya pemahaman tentang pemasaran secara digital. Selain itu juga minimnya pengetahuan penggunaan market place, dan belum adanya logo atau identitas produk pada sebagian besar usaha mereka.
Sosialisasi yang dilaksanakan di Majelis Desa Cisereh, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, dihadiri oleh 20 anggota Koperasi KWPS Kemangi. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM Tematik Untirta menyampaikan informasi penting seputar pengembangan potensi UMKM yanag dimiliki Desa Cisereh. Peserta KKM 83 berharap seminar pengembangan yang dilakukannya mampu membuka wawasan warga yang pada akhirnya mampu mengimplementasikan dengan baik, bahkan ketika KKM sudah selesai.
Selain itu, KKM 83 juga memberikan pengetahuan pentingnya digitalisasi untuk memperluas jangkauan pemasaran, tantangan dan potensi UMKM di desa, serta strategi promosi digital melalui market place. Mahasiswa juga menjelaskan tips pembuatan logo produk sebagai identitas usaha yang dapat memperkuat daya saing di pasar.
Para peserta sangat antusias mengikuti seminar yang diselenggarakan KKM Tematik Untirta Kelompok 83, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, khususnya mengenai cara memasarkan produk di market place dan pembuatan logo.
Salah satu warga menanyakan, bagaimana usaha yang belum memiliki logo, dan bagaimana cara membuatnya. Menanggapi hal ini, KKM Tematik Untirta Kelompok 83 membuka layanan bantuan desain logo untuk UMKM. Hasilnya, lima produk usaha telah berhasil dibuatkan logo, memberikan sentuhan profesional pada pelakau usaha UMKM Desa Cisereh.
Mahasiswa KKM Tematik Untirta Kelompok 83 berharap, program KKM Tematik ini mampu mendorong pelaku UMKM Desa Cisereh untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya. Dengan adanya pemasaran digital, produk-produk lokal desa dapat dikenal lebih luas, sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat.
Selain itu KKM Tematik Untirta Kelompok 83 berharap UMKM di Desa Cisereh tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas melalui digitalisasi. Dengan semangat yang tinggi dari para peserta dan kolaborasi yang kompak antara mahasiswa dan masyarakat, kegiatan ini menjadi langkah awal menuju terwujudnya desa yang mandiri dan berdaya saing tinggi.*








Komentar