Pemerintah Siapkan Dukungan Anggaran

BANTEN72 – Pemerintah terus memperkuat penanganan dan pemulihan pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dukungan anggaran disiapkan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi serta mempercepat pemulihan fasilitas dan layanan dasar.

Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi di utara Pulau Flores berdampak pada sejumlah wilayah di NTT. Pemerintah bersama pemerintah daerah, BNPB, TNI, Polri, Basarnas, serta kementerian dan lembaga terkait terus melakukan penanganan darurat dan pendataan dampak bencana.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menyiapkan anggaran untuk kebutuhan penanganan bencana gempa di NTT melalui anggaran yang tersedia di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca juga:  Untuk Redam Dampak PHK, Pemerintah Maksimalkan Balai Latihan Kerja

“Menteri Keuangan siap membantu kebutuhan pembiayaan di sana. Tapi untuk pertama, kan biasanya kita pakai dana dari BNPB yang sudah kita siapkan,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Dukungan pembiayaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proses tanggap darurat dapat berjalan cepat, termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung pemulihan wilayah terdampak.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, prioritas penanganan dimulai dari proses evakuasi korban, penyaluran bantuan, pembukaan akses yang terputus, serta pemulihan konektivitas dan layanan dasar masyarakat.

Baca juga:  Pemerintah Ajak Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Secara Tertib

Sejumlah pejabat pemerintah pusat kata dia juga telah ditugaskan langsung menuju Labuan Bajo dan Maumere untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan optimal.

Puluhan ribu paket sembako dari Bantuan Presiden (Banpres) telah diberangkatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Sementara itu, kementerian dan lembaga terkait terus melakukan penanganan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

“Yang paling utama adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan, bantuan, dan layanan yang dibutuhkan. Akses menuju wilayah terdampak juga harus segera dipastikan agar proses penanganan darurat tidak terhambat,” ujar AHY.

Baca juga:  Sekolah Rakyat Tingkatkan Akses Pendidikan Berkualitas dan Bantu Perekonomian Keluarga

Pemerintah memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar bantuan dapat diterima masyarakat secara tepat dan cepat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat NTT pascabencana.

Di tengah momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat gotong royong dan kehadiran negara diharapkan terus menjadi kekuatan bagi masyarakat NTT untuk menghadapi masa tanggap darurat dan bangkit kembali.*

 

Komentar

Berita Lainnya