736 Atlet Berjibaku di Porkot IV Serang Tahun 2025

SERANG – Sebanyak 736 atlet dan 100 ofisial dipastikan berjibaku di ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) IV Serang Tahun 2025 yang berlangsung pada 25 Oktober sampai 1 November 2025. Mereka semua berasal dari enam kecamatan yang ada di Kota Madani.

736 atlet ini juga akan tampil di 12 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di Porkot IV Serang Tahun 2025. Dua belas cabor tersebut adalah atletik, biliar, bola voli, bulu tangkis, catur, drum band, muaythai, pencak silat, renang, sepakbola, taekwondo dan tenis meja.

Baca juga:  Gelar Pahlawan untuk Soeharto Bentuk Pengakuan Jasa dalam Memajukan Bangsa

Ketua Pelaksana Porkot IV Serang Tahun 2025, DN Hamzah mengatakan, Porkot IV Serang Tahun 2025 digelar sebagai ajang seleksi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII/2026 Banten.

“Dan kami ingin melahirkan kembali atlet-atlet potensial seperti Rizki Juniansyah yang telah mampu berprestasi sampai level dunia, tepatnya di Olimpiade Paris 2024,” papar Hamzah, saat pembukaan Porkot IV Serang Tahun 2025 di GGR Maulana Yusuf, Jumat (24/10/2025)

Baca juga:  Taktakan Kokoh di Pucuk Klasemen Sementara

Berikutnya, Hamzah juga ingin memastikan di Porkot IV Tahun 2025, KONI Kota Serang sukses pelaksanaan, penyelenggaraan dan pelaporan.

“Semuanya harus sukses. Pelaksanaan, penyelenggaran dan pelaporan. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan sesuai harapan,” ucapnya.

Sementara Wali Kota Serang, Budi Rustandi menyatakan, Porkot IV Serang Tahun 2025 jadi wadah persiapan menuju Porprov VII/2026 Banten. Ajang Porkot sendiri sudah mandek sembilan tahun dan kini di 2025 kembali dilaksanakan.

Baca juga:  Panjat Tebing Putra dari Kontingen Provinsi Banten Raih Medali Perak pada POPNAS XVI 2023 di Sumatera Selatan

“Semoga mendapatkan atlet-atlet yang berkualitas dan mampu berbicara banyak di Porprov VII/2026 Banten,” tuturnya.

Pada kesempatan yang ada, Budi pun menyatakan Porprov IV Serang Tahun 2025 merupakan bagian dari masyarakat Kota Serang, makanya berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas. Apalagi, kemenangan sejati bukan hanya berupa medali.
“Kalahkan ego lebih baik dan menjaga persaudaraan antar sesama lebih penting. Itulah ciri seorang atlet sejati,” jelasnya.*

Komentar